Jumat, 10 Februari 2012

SANTUNAN ANAK YATIM


Dalam kancah era globalisasi di jaman modern ini, banyak manusia terlena dengan gemerlapnya dunia, sehingga lupa akan kenikmatan yang telah alloh berikan, baik berupa kenikmatan jasmani, maupun kenikmatan rohani. Namun tidak dengan jam’iyah kautsaran semanding, walaupun dalam kesulitan perekonomian dan terkucilkan dari kelompok lain, namun semangat untuk mensyukuri nikmat alloh yang senantiasa dilimpahkan maka dengan rasa syukur atas kelahiran nabi agung Muhammad Saw. Jam’iyah kautsaran semanding mewujudkan rasa syukurnya dengan mengadakan peringatan maulid nabi Muhammad Saw 1433H yang di tandai dengan santunan anak yatim serta fakir miskin yang di selenggarakan di mushola kautsaran semanding dan telah berhasil memberikan santunan berupa sembako dan sejumlah uang kepada 20 orang fakir miskin dan anak yatim piatu. Dalam acara tersebut juga terdapat sambutan dari tokoh masyarakat semanding yaitu seorang kyai yang cukup ternama dikalangan jawa timur yaitu kyai Muhamad Anwar yang telah menyampaikan rasa terharunya kepada jam’iyah kautsaran semanding yang telah merelakan harta bendanya untuk kegiatan peringatan maulid Nabi Muhammad Saw 1433H serta santunan anak yatim dan fakir miskin yang di adakan tiap tahun di desa Semanding Tertek Pare Kediri dan telah membuka mata orang orang yang mengaku beragama islam, namun tidak peduli dengan anak yatim dan fakir miskin,dialah pendusta agama, lain halnya dengan kelompok kecil ini, walau kecil dan terkucilkan namun ” jam’iyah kautsaran semanding pancen hebat dan kuat  kata beliau terakhir memberikan sambutanya.

Senin, 06 Februari 2012

PENGOBATAN MASAL

pengobatan masal yang di adakan jam'iyah Kautsaran semanding telah mendapat sambutan hangat bagi masyarakat luas. Pengobatan ini di khususkan bagi kaum dhuafa dan anak yatim piatu.
Pengobatan masal di adakan dengan persiapan yang cukup,dengan metode do'a Kautsaran dan ilmu kedokteran, atas berkat rohmat Alloh yang maha kuasa telah berhasil mengobati masyarakat yang terkena berbagai macam penyakit jasmani dan rohani.

Sabtu, 21 Januari 2012

SASTRO JENDRO HAYU NINGRAT


Dalam tataran keilmuan orang jawa ada beberapa hal yang harus ditempuh jika seseorag ingin mencapai kesempurnaan hidup,salah satunya tataran yang harus dilewati tertuang dalam kitab baswalingga karya pujangga besar jawa ki rangga warsita.tataran keilmuan yang termahtub dalam kitab karya rangga warsita ini adalah tentang sastra jendra hayuningrat.
menurut ki rangga warsita bahwasannya sastra jendra hayuningrat adalah jalan atau cara untuk mencapai kesempurnaan hidup berdasarkan falsafah ajaran hidup,dan apabila semua orang menaati semua ajaran sastra tadi niscaya bumi akan sejahtera,
nama lain dari sastra jendra hayuningrat adalah sastra cetha alias sastra tanpa papan dan sastra tanpa tulis,walaupun tanpa tulis dan papan tapi maknanya terang alias cetha dan bisa digunakan sebagai serat papakem paugeraning gesang.
untuk mencapai sastra cetha ada 7 tahapan yang kudu dilalui yakni
  • TAPANING JASAD
  • TAPANING BUDI
  • TAPANING HOWO NAFSU
  • TAPANING SUKMO
  • TAPANING CAHYO
  • TAPANING GESANG

Jumat, 20 Januari 2012

SHOLAWAT FATIH


Allohumma sholli wa sallim wa barik 'ala Sayyi-dina Muhammadinil fatihi li-ma ughliqo wal-khatimi li-ma sabaqo, wan-nashiril haqqo bil-haqqi wal-hadi ila shirothikal mustaqim. Shal-lallohu 'alaihi wa 'ala alihi wa ashhabihi haqqo qadrihi wa miqdarihil 'azhim.
Ya Alloh, limpahkanlah rohmat, keselamatan, dan keberkahan kepada junjungan kami, Nabi Muhammad saw., yang membuka sesuatu yang tertutup, yang menutup sesuatu yang terdahulu, yang menolon.g kebenaran dengan kebenaran, yang memberikan petunjuk  pada jalan-Mu yang lurus. Semoga Alloh memberikan roh­mat kepada Nabi Muhammad saw., keluarganya, dan para sohabatnya dengan kekuasaan dan ukuran Alloh Yang Maha agung.
 
Keutamaan dan Khasiatnya
Shalowat ini disebut Sholawat al-Fatih dan disusun oleh al-'Arif al-Kabir Sayyid Muhammad al-Bakri. la mengatakan, "Barangsiapa yang mau membaca­nya terus-menerus selama empat puluh hari, Alloh akan menerima tobat atas semua dosanya. Jika sholawat ini dibaca seribu kali pada malam Jumat atau malam Kamis atau malam Senin, maka orang yang membaca akan bisa berkumpul dengan Rosululloh saw. Sholawat ini cocok sekali bagi para mubtadi', mutawas-sith, dan muntahl. Sebaiknya shalawat ini diamalkan dan dibaca sehari semalam 100 kali.
Selain itu, shalawat ini memiliki manfaat dan ke-gunaan lain:
 a) bila seseorang mengalami kesulitan dalam menerima pelajaran, hendaknya ia rnembaca shalawat ini 11 kali setiap kali usai shalat secara istiqa-mah, dan 3 kali setiap kali mengikuti pelajaran. Insya Alloh, pikiran akan cepat menangkap pelajaran;
 b) bila seseorang membaca sholawat ini 7 kali setiap selesai sholat Maghrib dan Shubuh, insyd'Alloh ia akan senan-tiasa dilindungi oleh Alloh dari gangguan jin;
 c) un-tuk mengobati anak yang nakal, bacalah sholawat ini sebanyak 100 kali, ditiupkan pada air di gelas, dan ke-mudian airnya diminumkan pada anak yang nakal. Bacalah sholawat ini tiga kali dan kemudian tiupkanpada telinga kanan dan telinga kirinya. Insya Alloh, anak itu akan cepat sadar dari kenakalannya

Kamis, 05 Januari 2012

WUJUD SYUKUR WARGA JKS


Sudah menjadi tradisi bagi warga jam’iyah kautsaran semanding. Dalam mecermati dan merealisasikan petuah, himbauan, dan ajaran mursyid thoriqoh shiddiqiyyah untuk meningkatkan iman dalam melaksanakan perintah Alloh, agar bersyukur atas ni’kmat yang senantiasa Alloh limpahkan sehingga menjadi orang yang bertakwa.
Dengan rasa syukur atas ni’mat yang di terima maka setiap tahun pada bulan Robiul awwal jam’iyah kautsaran semanding selalu mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad saw, yang di tandai dengan santunan terhadap orang fakir miskin dan anak yatim.
Atas kesadaran dan kerjasama warga jam’iyah Kautsaran Semanding menyisihkan sebagian hartanya sebagai wujud rasa syukur atas ni’mat yang di limpahkan Alloh sehingga terkumpulah harta yang kecil untuk di salurkan pada yang berhak menerima yaitu kaum dhuafa.

Minggu, 25 Desember 2011

DZIKIR JAHAR


Dzikir jahr dibai’atkan kepada Ali bin Abi Thalib, yaitu pada malam hijrahnya Nabi Muhammad dari Makkah ke kota Yasrib (Madinah) pada saat Ali hendak menggantikan posisi Nabi dengan menempati tempat tidur beliau dan memakai selimutnya.
Dengan talqin dzikir ini Ali mempunyai keberanian ekstra dan makin bertawakkal kepada Alloh. Ali berani “menyamar” sebagai Nabi, sedangkan ia tahu persis bahwa Nabi sedang terancam maut. Selanjutnya dzikir ini ditalqinkan Ali kepada puteranya, Sayyidina Husein. Kemudian Husein mentalqinkan kepada anaknya, Ali Zainal Abidin. Dan seterusnya Dzikir ini ditalqinkan secara sambung menyambung sampai kepada mursyid-mursyid tarekat.
Seorang murid mengikuti talqin ini maka secara resmi dia sudah menjadi pengikut  tarekat. Selanjutnya dia mengamalkan ajaran-ajaran dalam tarekat tersebut, khususnya dalam tata cara dzikirnya. Pertama-tama seorang zâkir harus membaca istighfâr sebanyak yang diajarkan, kemudian membaca shalawât, baru kemudian mengucapkan dzikir dengan mata terpejam agar lebih bisa menghayati arti dan makna kalimat yang diucapkan yaitu lâ ilâha illa Alloh.
Tekniknya, mengucap kata la dengan panjang, dengan menariknya dari bawah pusat ke arah otak melalui kening tempat diantara dua alis, seolah-olah menggoreskan garis lurus dari bawah pusat ke ubun-ubun –suatu garis keemasan kalimat tauhid–. Selanjutnya
mengucapkan ílâha seraya menarik garis lurus dari otak ke arah kanan atas susu kanan dan menghantamkan kalimat illa Alloh ke dalam hati sanubari yang ada di bawah susu kiri dengan sekuat-kuatnya.
Ini dimaksudkan agar lebih menggetarkan hati sanubari dan membakar nafsu-nafsu jahat yang dikendalikan oleh syetan.
Selain dengan metode gerakan tersebut, praktek dzikir di sini juga dilaksanakan dengan ritme dan irama tertentu. Yaitu mengucapkan kalimat lâ, ilâha, illa Alloh, dan mengulanginya 3X secara pelan-pelan
Setelah pengulangan ketiga, dzikir dilaksanakan dengan nada yang lebih tinggi dan dengan ritme yang lbih cepat. Semakin bertambah banyak bilangan dzikir dan semakin lama, nada dan ritmenya semakin tinggi agar “kefanaan” semakin cepat diperoleh. Setelah sampai hitungan tertentu dzikir dihentikan, dan langsung diikuti dengan ucapan Muhammadur Rasulullâh shallallâhu ‘alaih wa sallam. Demikian teknik yang dilakukan, seterusnya setiap kali usai shalat ¸ kewajiban dzikir ini menjadi baku bagi murid yang sudah bai’at.
Jadi Dzikir pertama yang diamalkan murid adalah dzikir nafsi isbât, dengan suara jahr, inilah yang merupakan inti ajaran thoriqoh

Sabtu, 24 Desember 2011

MENYIBAK TABIR ALAM GAIB

Anda merasa bingung, aneh, atau heran dengan penglihatan orang orang yang berilmu tinggi, seperti dalam melihat sesuatu yang orang lain tidak mengetahuinya atau populer dengan istilah melihat alam gaib, bisa mengetahui keberadaan mahkluk jin dan lainya, bahkan bisa melihat keberadaan orang lain yang jauh tempatnya bahkan di negara lain. untuk hal seperti itu sesungguhnya setiap manusia Insya Alloh pasti bisa, jadi  ilmu melihat alam gaib sebenarnya mudah untuk dimilikinya. sementara perkembangan tekhnologi semakin canggih sehingga terkadang otak manusia di kendalikan dengan mesin hasil karya manusia pula, padahal Alloh telah malengkapi kebutuhan manusia untuk kebutuhan manusia sendiri. seperti Alloh melengkapi indra penglihatan manusia secara sempurna yang berlapis lapis hingga mampu melihat dunia dan isinya. untuk lebih jelasnya anda dapat belajar langsung di padepokan putra langit, yang akan membimbing anda menjadi manusia yang dapat mensyukuri nikmat Alloh dengan memanfaatkan karunia fikiran hati dan rasa.

Rabu, 21 Desember 2011

KEAJAIBAN KAUTSARAN


ada sebuah cerita nyata, dulu tepatnya pada tahun 2008. datanglah seseorang yang menamakan diri basuki dia menangis merengek sambil mencertakan ujian yang di terimanya, ketika itu anaknya yang baru berusia 7 tahun telah menderita penyakit liver berat. dengan sepenuh pengorbanan dan perjuangan orang tuanya di obatinya dengan berbagai macam cara dari rumah sakit ke rumah sakit dari dukun tabib dan kiyai sampai kepengobatan alternatif, tapi tak kunjung sembuh.Atas kerendahan hati dan sifat tolong menolong yang di terima jam'iyah kautsaran semanding maka di doakanlah anak tersebut berulang ulang, sehingga atas berkat rohmat Alloh yang maha kuasa dan juga pengarahan dan ketlatenan bapak suradi telah membawakan hasil kesembuhan anak tersebut, dan atas do'a kautsaran juga keuletan bapak suradi maka usaha pertokoanya bisa lancar. itulah keajaiban Kautsaran yang atas ridlo alloh dapat merubah kesulitan menjadi kemudahan.

Rabu, 14 Desember 2011

FISSILMI KAAFFAH


        Pemahaman yang beredar dalam khasanah sufistik, tasawuf atau mistik Islam bahwa perjalanan spiritual itu dimulai dari menjalankan syariat, memasuki jalan suluk tarekat dengan berdzikir, kemudian berolah pikir di aras hakekat, hingga berujung pada mengenal Tuhan setelah bermakrifat/ bertemu dengan-Nya.
       Mohon maaf bila pemahaman tersebut perlu didekonstruksi dan didiskusikan ulang. Sebab keyakinan kita atas hal itu bisa jadi salah.
Menurut saya, proses bahwa perjalanan spiritual itu justeru tidak dimulai dari syari’at, tarekat, hakikat, hingga ma’rifat. Namun lihatlah perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW, teladan umat muslim justeru yang terjadi adalah kebalikannya:
Perjalanan spiritual justeru dimulai dari MA’RIFAT, TAREKAT, HAKIKAT dan akhirnya sampai pada SYARIAT.
       MAKRIFAT adalah bertemu dan mencairnya kebenaran yang hakiki: yang disimbolkan saat Muhammad SAW bertemu Jibril, HAKIKAT saat dia mencoba untuk merenungkan berbagai perintah untuk IQRA, TAREKAT saat Muhammad SAW berjuang untuk menegakkan jalanNya dan SYARIAT adalah saat Muhammad SAW mendapat perintah untuk sholat saat Isra Mikraj yang merupakan puncak pendakian tertinggi yang harus dilaksanakan oleh umat muslim.
Itulah sebabnya, SYARIAT SHOLAT ADALAH PUNCAK PENDAKIAN SPIRITUAL yang terkadang justeru dilalaikan oleh kaum sufi dan para ahli spiritual. Padahal, Nabi MUHAMMAD SAW memberi tuntunan tidak seperti itu.
        SHOLAT adalah komunikasi tertinggi serta pertemuan antara TUHAN dan MANUSIA. Sholat juga merupakan PERTEMUAN TITIK MODULASI DIMENSI YANG LAHIR DAN BATIN ANTARA TUHAN YANG MAHA LAHIR DAN MAHA BATIN dengan manusia yang merupakan makhluk satu-satunya yang memiliki SDM untuk mempertemukan titik temu dari dua dimensi tersebut dalam dirinya.
        TITIK TEMU itu terletak pada KESADARAN. NAH, Bagaimana penjelasan tentang PERJUMPAAN TUHAN dengan MANUSIA? Monggo KITA sholat dengan khusyuk. CARI TITIK PALING HENING dan NIKMATILAH WAJAH TUHAN DAN BERMESRAANLAH DENGAN DIA, YANG MAHA TERKASIH.
         MA’RIFAT, HAKIKAT, TAREKAT DIAKSES dengan alat epistemologis PANCAINDERA AKAL-RASA-BUDI dan akhirnya PENDAKIAN SPIRITUAL sampai pada SYARIAT, yaitu DIAKSES DENGAN SEMUA ALAT EPISTEMOLOGIS MANUSIA: PANCAINDERA, AKAL, RASA, BUDI dan ini yang special yaitu HIDAYAH WAHYU untuk kemudian dimanifestasikan dalam PERILAKU…
       Itu sebabnya, bila Sholatnya bagus maka PERILAKU PASTI BAIK, SEHINGGA DARI PERILAKULAH KITA BISA MENAKAR APAKAH SESEORANG ITU SUDAH BERMANUNGGAL DENGAN TUHAN. PERILAKU adalah ibadah yang menjadi SYAHADAT manusia yang sudah mencapai taraf INSAN KAMIL, yaitu bermanunggalnya makrokosmos dengan mikrokosmos, jagad alit dan jagad gede, manunggaling kawulo kelawan gusti.

PERJUANGAN JKS



Jam’iyah kautsaran semanding dengan bimbingan bapak kholifah shiddiqiyyah Mohammad khozin dari genjong ngoro jombang, telah berusaha keras mengikuti bimbingan beliau untuk melaksanakan seruan mursyd Thoriqoh Shiddiqiyyah agar menjadi umat yang taat pada Roshululloh Muhammad SAW dan menjadi mahluk yang berTaqwa pada Alloh SWT, untuk itu dengan segenap kemampuanya lahir, batin, jiwa dan raganya untuk menegakkan Laa ilaha ilalloh dengan senantiasa mengikuti kegiatan rutin Kautsaran yang di adakan setiap hari Kamis malam jum’at, bertempat di Mushola Semanding. Walau saat ini fitnah dan gujingan yang menjatuhkan jam’iyah Kautsaran semanding tak henti hentinya, baik dari orang non warga Shiddiqiyyah atau bahkan fitnah dari warga Shiddiqiyyah sendiri yang merasa bahwa jam’iyah kautsaran Semanding adalah salah dan sesat. Namun berkat ilmu dari Mursyd Shiddiqiyyah kyai Muhammad muchtar mu’thi dan bimbingan bapak Kholifah Muhammad Khozin., jam’iyah Kautsaran semanding selalu bersemangat untuk senantiasa melaksanakan Kautsaran yang mana pada tiap hari besar Islam selalu mengadakan santunan pada kaum dhuafa, untuk melaksanakan perintah Alloh dan tuntunan Roshululloh. Walau jamiyah ini terkucilkan dengan berbagai alasan yang tak pernah ada kebenaranya namun antusias warga tak mudah tergoyahkan karena telah di landasi dengan LAA ILAAHA ILALLOH.

Selasa, 13 Desember 2011

ILMU SEJATI


Iqro’

Alloh memberikan wahyu agung kepada mahluknya dengan kalimat suci yang di lewatkan ayat Al Qur’an dalam surat AL- Alaq 1 sampai dengan 5. Dengan ayat tersebut Alloh telah mengajarkan manusia untuk mengenal manusia dan Tuhanya yang telah menciptakan semua yang ada melalui Qolam sehingga manusia dapat mengetahui yang sebelumnya tidak di ketahuinya. Banyak yang terkandung di dalam ayat tersebut hikmah dan fadzillah apabila manusia mau untuk mengamalkanya,